Memaknai Penghargaan Untuk Menguatkan Perjuangan Oleh Suwito Laros, Penggiat Perhutanan Sosial Artikel ini merupakan bagian dari karya tulis bersama (buku antologi) berjudul: "Yang Tersisa Semakin Bermakna" (Lely Wahyuniar dkk, 2024). Dalam buku itu, saya berbagi pengalaman tentang peristiwa penganugerahan penghargaan Satya Lencana Wira Karya oleh ibu Menteri LHK (Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.) pada Hari Bakti Rimbawan Ke-40 (16 Maret 2023). Namun dalam penulisan di Blog ini ada tambahan ilustrasi gambar foto-foto dan ada tambahan narasi untuk memperkuat cerita dalam tulisan aslinya di buku tersebut. Apa itu penghargaan Satyalencana Wira Karya? Jujur sebelumnya saya tidak pernah mengetahui jenis penghargaan ini. Siapa yang berhak menerimanya? Bagaimana cara memperolehnya? Sungguh terkejut ketika menerima pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp dari seseorang yang saya kenal sebagai staf Sekretariat Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial da...